Demo Blog
Tampilkan postingan dengan label Penyejuk Hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyejuk Hati. Tampilkan semua postingan

MARHABAN YA RAMADHAN

by Wiyono Adara on Nov.22, 2009, under

Share
Marhaban barasal dari kata rahb yang berarti luas atau lapang. Marhaban menggambarkan suasana penerimaan tetamu yang disambut dan diterima dengan lapang dada, dan penuh kegembiraan. Marhaban ya Ramadhan (selamat datang Ramadhan), mengandungi erti bahwa kita menyambut Ramadhan dengan lapang dada, penuh kegembiraan, tidak dengan keluhan.
Rasulullah sendiri senantiasa menyambut gembira setiap datangnya Ramadhan. Dan berita gembira itu disampaikan pula kepada para sahabatnya seraya bersabda:
"Sungguh telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang penuh keberkatan. Allah telah memfardlukan atas kamu puasanya. Di dalam bulan Ramadhan dibuka segala pintu surga dan dikunci segala pintu neraka dan dibelenggu seluruh setan. Padanya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa tidak diberikan kepadanya kebaikan malam itu maka sesungguhnya dia telah dijauhkan dari kebajikan" (Hr. Ahmad)
Marhaban Ramadhan, kita ucapkan untuk bulan suci itu, karena kita mengharapkan agar jiwa raga kita diasah dan diasuh guna melanjutkan perjalanan menuju Allah swt.
Perjalanan menuju Allah swt itu dilukiskan oleh para ulama salaf sebagai perjalanan yang banyak ujian dan tentangan. Ada gunung yang harus didaki, itulah nafsu. Digunung itu ada lereng yang curam, belukar yang hebat, bahkan banyak perompak yang mengancam, serta iblis yang merayu, agar perjalanan tidak dilanjutkan. Bertambah tinggi gunung didaki, bertambah hebat ancaman dan rayuan, semakin curam dan ganas pula perjalanan. Tetapi, bila tekad tetap membaja, sebentar lagi akan tampak cahaya benderang, dan saat itu akan tampak dengan jelas rambu-rambu jalan, tampak tempat-tempat yang indah untuk berteduh, serta telaga-telaga jernih untuk melepaskan dahaga. Dan bila perjalanan dilanjutkan akan ditemukan kendaraan Ar-Rahman untuk mengantar sang musafir bertemu dengan kekasihnya.
Untuk sampai pada tujuan tentu diperlukankan bekal yang cukup. Bekal itu adalah benih-benih kebajikan yang harus kita tabur didalam jiwa kita. Tekad yang keras dan membaja untuk memerangi nafsu, agar kita mampu menghidupkan malam Ramadhan dengan shalat dan tadarrus, serta siangnya dengan ibadah kepada Allah melalui pengabdian untuk agama.
SPIRITUALISME DAN MATERIALISME. Puasa Ramadhan hakekatnya adalah melatih dan mengajari naluri (instink) manusia yang cenderung tak terkontrol. Naluri yang sulit terkotrol dan terkendali itu adalah naluri perut yang selalu menuntut untuk makan dan minum dan naluri seks yang selalu bergelora sehingga manusia kewalahan untuk mengekang dua naluri ini.
Dalam sejarah manusia didapatkan dua falsafah yang dapat menguasai dan mendominasi kebanyakan manusia, yakni falsafah materialisme yang berorientsi pada materi saja, dan falsafah spiritualisme yang hanya berorientasi pada rohaniah saja.
Orang-orang yang berorientasi materi - terdiri dari orang-orang atheis, komunis dan animisme dan berhalaisme - mereka hidup untuk dunianya saja. Mereka melepaskan kenhendak nalurinya dan tak pernah puas. Bila terpenuhi satu keinginannya, timbul keinginan baru begitu seterusnya. Sahwat manusia bila sudah terbakar maka akan mengheret dari sedikit ke yang banyak, dari banyak ke yang terbanyak.
Allah mengecam orang-orang seperti ini: "Biarkanlah mereka makan, dan bersenang-senang, mereka dilalaikan oleh angan-angan dan mereka akan mengetahui akibatnya".(QS Al Hijr 3). Ayat lain: "Orang-orang kafir mereka bersenang-senang dan makan seperti binatang ternak makan. Dan neraka adalah tempat tinggalnya".(QS Muhammad 12)
Mereka hidup di dunia ini dalam keadaan kosong. Jiwanya dikuasai nafsunya, menghalalkan segala cara, dan dihari kiamat nanti mereka mendapat balasan yang setimpal. "Demikian itu bersenang-senang di bumi tanpa haq dan mereka sombong".(QS Ghofir 75) Sementara filsafat spiritualisme yang didasarkan pada kerahiban, berpandangan bahwa pengabdian kepada Tuhan harus menekan naluri seks mengikis habis pendorong-pendorongnya dan mematikannya yang juga diatasi dengan mengurangi makan. Dengan kata lain mereka masuk dalam kancah peperangan melawan jasad manusiawinya. Filsafat ini dilakukan oleh gereja sejak dahulu kala.
Orang-orang Barat dewasaa ini melepaskan diri dari filsafat gereja, mereka menggunakan waktu dan harta kekayaannya untuk memenuhi sahwat jasmaninya. Filsafat spiritualismenya telah lenyap, bahkan gereja-gereja sudah tiada lagi pengunjungnya walaupun pada hari Minggu. Seandainya masih ada, itu hanya sekelompok minoritas yang hidup di dunia Islam.
Agama Islam adalah agama yang seimbang. Ia menghormati rohani dan jasmani sekaligus, ia memperhatikan nilai-nilai ideal manusia, tapi juga menjamin kebutuhan hidup naluri duniawinya asal dalam ruang keutamaan, ketaatan, kehormatan.
Ia membolehkan manusia makan dengan catatan dalam batas kewajaran dan kehormatan. "Makanlah dan minumlah, berpakaianlah dan bersedekahlah tanpa berlebih-lebihan dan tidak diiringi kesombongan".(HR Bikhari)
Islam mengimbangkan antara ruhani dan jasmani. "Ya Allah, a ku berlindung kepadamu dari lapar, karena sesungguhnya seburuk- buruk tidur adalah dalam keadaan lapar. Dan aku berlindung kepadamu dari khianat, karena itu adalah seburuk-buruk suasana kejiwaan".(HR Abu Daud)
Islam memperhatikan kehidupan dunia dan akherat, "Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertaqwa: Apa yang Tuhan kalian turunkan? mereka berkata: 'Keuntungan bagi orang-orang yang berbuat baik di dunia ini dan akherat lebih baik, dan sebaik tempat bagi orang-orang yang bertaqwa".(QS AN Nahl 30)
Ajaran Islam datang untuk mensucikan manusia, mengangkat darjatnya, ia mensucikan fisikalnya dengan mandi dan berwudlu, mensucikan jiwanya denga ruku' dan sujud. Islam adalah jasmani dan ruhani, dunia dan akherat dengan falsafah puasa. Islam menegaskan bahwa manusia terdiri dari jasmani dan ruhani.
Nilai manusia tidak terletak pada jasadnya, akan tetapi terletak pada ruhani yang menggerakkannya. Kerena ruhani inilah, Allah memerintahkan pada malaikatnya untuk hormat kepada manusia, karena ruhani datangnya dari Allah swt. Firman Allah:
"Ingatlah diwaktu Tuhanmu berkata kepada para malaiakat: "Aku menciptakan manusia dari tanah, dan setelah aku sempurnakan aku tiupkan kedalamnya ruh-Ku, maka hormatlah kalian kepadanya".(QS ShAd 71-72)
Setelah itu manusia ada yang mengenali siapa yang meniupkan ruh kapadanya dan yang memuliakannya atas seluruh makhluknya.
Mereka itu akan bersyukkur kepada pemberi nikmat, sementara ada manusia-manusia yang melupakan Tuhannya, melupakan kepada dzat yang meniupkan ruh kepadanya.
Demikian juga halnya kebudayaan. Kebudayaan yang memegang kendali alam sekarang ini telah melupakan Tuhannya, melalaikan haknya. Dunia ini tidak memiliki kebudayaan yang mengakui ruhani dan jasmani, berorientasi dunia dan akherat dan menentukan hak-hak manusia disamping hak-hak Allah -kebudayaan Islam-.
Puasa Ramadhan sebagaimana Rasulullah jelaskan dapat mengangkat derajat pelakunya menjadi unsur rahmat, kedamaian, ketenangan, kesucian jiwa, aklaq mulia dan perilaku yang indah ditengah-tengah masyarakat. "Bila salah seorang dari kalian berpuasa maka hendaknya ia tidakberbicara buruk dan aib. dan jangan berbicara yang tiada manfaatnya dan bila dimaki seseorang maka berkatalah, 'Aku berpuasa'". (HR. Bukhori).
Dalam bulan Ramadhan terdapat filsafat Islam yang mengaitkan dunia dengan akhirat, mengaitkan jasmani dan ruhani, mengaitkan bumi dengan langit, mengaitkan manusia dengan wahyu, dan mengaitkan dunia dengan kitab yang menerangi jalannya dan menetukan tujuannya.
Dari laman web asal : Klik ini
0 komentar more...

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1432 H-2011 untuk Kota Balikpapan

by Wiyono Adara on Nov.22, 2009, under

Share
Marhaban yaaa syahrul Ramadhan, marhaban yaa bulan penuh rahmah dan maghfiroh dan itkum minannar (pembebasan dari api neraka!) Alhamdulillah ya Allah atas datangnya bulan suci ini kepada kami dan berilah kami kesempatan untuk selalu berjumpa dengannya atas ijinMu dan menjadi hamba-hamba yang Engkau Ridhoi…Amiiin Allahuma Amiiin.

Sebelum saya ucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi saudara-saudariku umat Muslim dan Muslimah yang dirahmati Allah semoga pada Ramadhan kali ini kita dapat menjalankannya dengan penuh keikhlasan dan kekhusyuan dan semua amal ibadah kita di Ridhoi Allah SWT…Amiiin Allahuma Amiiin.

 
0 komentar more...

HATI SEORANG AYAH

by Wiyono Adara on Nov.22, 2009, under

Share
Thanks bang buat renungannya...


HATI SEORANG AYAH 

Suatu ketika, ada seorang anak wanita bertanya kepada Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk-bungkuk, disertai suara batuk-batuknya. Anak wanita itu bertanya pada ayahnya: Ayah , mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk?"Demikian pertanyaannya, ketika Ayahnya sedang santai di beranda.

Ayahnya menjawab : "Sebab aku Laki-laki." Itulah jawaban Ayahnya. Anak wanita itu berguman : " Aku tidak mengerti."

Dengan kerut-kening karena jawaban Ayahnya membuatnya tercenung rasa penasaran. Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanita itu, terus menepuk nepuk bahunya, kemudian Ayahnya mengatakan : "Anakku, kamu memang belum mengerti tentang Laki-laki."
Demikian bisik Ayahnya, membuat anak wanita itu tambah kebingungan.

Karena penasaran, kemudian anak wanita itu menghampiri Ibunya lalu bertanya :"Ibu mengapa wajah ayah menjadi berkerut-merut dan badannya kian hari kian terbungkuk? Dan  sepertinya Ayah menjadi demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit?"

Ibunya menjawab: "Anakku, jika seorang Laki-laki yang benar benar bertanggung jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian." Hanya itu jawaban Sang Bunda.

Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi dia tetap saja penasaran.

Hingga pada suatu malam, anak wanita itu bermimpi. Di dalam mimpi itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa penasarannya selama ini.

"Saat Ku-ciptakan Laki-laki, aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia senantiasa akan menahan setiap ujungnya, agar keluarganya merasa aman teduh dan terlindungi. "

"Ku-ciptakan bahunya yang kekar & berotot untuk membanting tulang menghidupi seluruh keluarganya & kegagahannya harus cukup kuat pula untuk melindungi seluruh keluarganya. "

"Ku-berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang berasal dari tetesan keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia mendapatkan cercaan dari anak-anaknya. "

"Kuberikan Keperkasaan & mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya basah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan hembusan angin, dia
relakan tenaga perkasanya terkuras demi keluarganya & yang selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih payahnya."

"Ku berikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat & membimbing keluarganya tanpa adanya keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan kerap kali menyerangnya. "

"Ku berikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai & mengasihi keluarganya, didalam kondisi & situasi apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya melukai hatinya. Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya tertidur lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling menyayangi & mengasihi sesama saudara."

"Ku-berikan kebijaksanaan & kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan padanya untuk memberikan pengetahuan & menyadarkan, bahwa Istri yang baik adalah Istri yang setia terhadap Suaminya, Istri yang baik adalah Istri yang senantiasa menemani & bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka, walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada Istri, agar tetap berdiri, bertahan,
sejajar & saling melengkapi serta saling menyayangi."

"Ku-berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti bahwa Laki-laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari & menemukan cara agar keluarganya bisa hidup di dalam keluarga bahagia & BADANNYA YANG TERBUNGKUK agar dapat membuktikan, bahwa sebagai laki-laki yang bertanggungjawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya, keuletannya demi kelangsungan hidup keluarganya. "

"Ku-berikan Kepada Laki-laki tanggung jawab penuh sebagai Pemimpin keluarga, sebagai Tiang penyangga, agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh laki-laki, walaupun sebenarnya tanggung jawab ini adalah Amanah di Dunia & Akhirat."

Terbangun anak wanita itu, dan segera dia berlari, berlutut & berdoa hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik Ayahnya yang sedang berdoa, ketika Ayahnya berdiri anak wanita itu merengkuh dan mencium telapak tangan Ayanya. " AKU MENDENGAR & MERASAKAN BEBANMU, AYAH."

Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ayah... With Love
to All Father " JIKA KAMU MENCINTAI Ayah mu / sekarang merasa
sebagai AYAH KIRIMLAH CERITA INI KEPADA ORANG
LAIN, AGAR SELURUH ORANG DIDUNIA INI DAPAT MENCINTAI DAN MENYAYANGI
AYAHNYA & Dan Mencintai Kita Sebagai Seorang Ayah

". Note: Berbahagialah yang masih memiliki Ayah. Dan lakukanlah yang terbaik untuknya.... .

Berbahagialah yang merasa sebagai ayah. Dan lakukanlah yang terbaik Buat keluarga kita ...
 Picture from  google
0 komentar more...

Rambu-Rambu

by Wiyono Adara on Nov.22, 2009, under

0 komentar more...

aku kenal Allah

by Wiyono Adara on Nov.22, 2009, under

Share
Aku kenal Allah?
Langit tercipta dalam enam masa menuju fitrah sang Maha Kuasa.
Disibakkan bumi penuh tanaman dan gunung-gunung sebagai penjaga menuju kesetimbangan dua titik noktah.
Siapa mendengar Siapa?
Dan siapa melihat Siapa?
Apakah hujan itu menyiramimu dengan sendiri?
Atau kamu sanggup mengatur kadarnya?
Apakah kamu mengenal Allah?
Dan apakah kamu memahami keinginan-Nya?
Sebuah puisi yang kujadikan pembuka, penannya bagi yang melihat dunia dengan mata terbuka.
Aku ini adalah sebuah biduk.
Aku mampu berjalan jika sang pemain catur hendak menuntunku berjalan dipetak-petak papan kehidupan.
Dijalanku hanya ada hitam dan putih, itulah yang sebenarnya pasangan haqiqi.
Aku sekarang sedang berdiri mencoba menatap siapa manusia yang sedang menggerakkan kakiku berjalan.
Aku sungguh kesal kepadanya.
Aku melihat jalan itu hitam, tetapi sungguh dia tetap menggerakkan kakiku berpindah kesana.
Dan banyak kulihat biduk yang telah saling berjatuhan.
Mereka yang jatuh mungkin sebenarnya bertanya, kenapa aku harus mati?
Sungguh tadinya aku berada diatas petak putih.
Dialah manusia yang menempatkan aku bermain dipetak kekuasaannya.
Karena kebodohanku aku hanya terdiam ketika kakiku dipaksa berjalan dari petak hitam keputih, lalu putih kehitam.
Hanya kematian yang kutemukan ketika aku harus berganti-ganti petak kebenaran untuk menuruti gerak manusia yang ingin menguasai permainan itu.
Itulah aku, biduk apabila manusia dengan kekuasaannya yang aku patuhi.
Adakah orang yang seperti itu sekarang?
Kenapa manusia menghitamkan jalan yang putih itu hanya sekedar untuk berkuasa atas biduk-biduk yang tak mengerti?
Hai biduk, sungguh kamu ini adalah gambaran dari manusia yang lupa siapa yang menguasaimu, sehingga kamu terjebak dalam permainan sebagian orang bodoh dengan kekuasaan dan sebagian lain orang bodoh yang tidak mengerti sang Pencipta langit dan bumi.
Tahukah kamu apa itu Tuan Penguasa?
“Dialah yang satu-satunya patut memilikimu”
Siapakah Dia?
“Dia sang Maha Benar dan Dia Maha mengetahui”
Dimanakah Dia?
“Kamu dapat melihatnya dimana saja dengan Qolbu yang bersih”
Kukatakan kepadamu biduk,
Sungguh kamu dan orang yang menggerakkanmu sekali-kali tidak pernah luput dari penglihatan-Nya.
Dialah yang patut kamu patuhi dilangit dan dibumi sebagai satu-satunya penggerakmu hidup.
Tidaklah sanggup sekali-kali penggerakmu dari salah seorang manusia sepertimu mampu menyelamatkan kamu dari jalan yang hendak kau pijak.
Dialah Allah, Tuan bagi semua dilangit dan dibumi.
Tidaklah pantas bagimu lebih mendengarkan sebagian diantaramu yang kamu angggap pandai melebihi Allah.
Tidaklah pantas bagimu lebih menyukai perintah sebagian diantaramu yang kamu anggap tua dan bijak melebihi Allah.
Sungguh Dia Maha Mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.
Baik yang kamu lihat belum tentu benar-Nya Allah.
Buruk yang kamu lihat belum tentu salah-Nya Allah.
Boleh jadi kamu membenci apa yang Allah sukai,
Dan boleh jadi kamu menyukai apa yang Allah benci.
Mengenal Allah itu adalah jalan menuju diterimanya hidupmu amalanmu.
Dialah yang mempekerjakan sebagian kepada sebagianmu,
Dialah yang menentukan aturan dan Dialah yang menilai pekerjaanmu sesuai apa yang Dia perintahkan kepadamu.
Sekali-kali Dia tidak membutuhkan apapun darimu untuk menjadi Tuan bagi langit dan bumi.
Sekiranya kamu memberinya persembahan berupa gunung emas, niscaya tidak akan diterima bagi amalanmu kecuali amalan-amalan yang telah Dia sukai dan Dia tetapkan dengan penuh perhitungan.
Dan sesungguhnya Dia itu Maha Kaya lagi Maha Menimbang.
Sudahkah kamu mengenal Allah?
Lihatlah tubuhmu! Perhatikan!
Apakah yang membedakanmu dengan seekor monyet atau anjing yang hanya hidup untuk berkembang biak?
Adakah kamu diberi sesuatu untuk memahami langit dan bumi beserta isinya?
Lalu Siapa yang memeliharanya?
Adakah kamu diberi sesuatu untuk memahami hitungan dari nikmat yang telah kamu syukuri dan nikmat yang telah kamu lupakan?
Sungguh dalam kepalamu Allah telah memberi sebuah kepandaian agar kamu bisa memilih diantara hal kesepasangan dengan benar.
Lihatlah benar dan lihatlah salah, niscaya kamu tidak sanggup melihatnya dengan matamu karena matamu diperbudak nafsu bumi.
Lihatlah dengan kepandaian yang telah diajarkan oleh Allah kepadamu, maka sungguh kamu akan melihatnya.
Sungguh apa-apa yang kamu masukan kedalam kepalamu itu dapat menjauhkan dirimu dari Allah kecuali apa-apa yang dipahamkan kepadamu didalam kepalamu berupa petunjuk.
Pernahkah kamu mendengar dari orang tua tentang masalalu dan kejadian-kejadiannya?
Apa-apa yang benar keluar dari mulut mereka adalah Allah yang menjaganya ketika mereka tidur seribu tahun lamanya.
Tetapi perlu kamu ketahui bahwasanya diantara orangtuamu, mereka ada yang berkata bohong dan tidak mengenal Allah sama sekali.
Didalam kepalanya dia memasukan ajaran-ajaran bodoh dari teman-teman mereka dan sebagian yang mereka telah jadikan tuan bagi mereka.
Tetapi Allah membiarkan mereka dan perbuatan mereka untuk sementara.
Seribu tahun lamanya mereka tidak pernah mau mendengar ajaran-ajaran Allah.
Dan seribu tahun lamanya mereka membuat ajaran-ajaran yang mereka sukai untuk berkuasa dibumi.
Adakah diantara kalian melihat akibatnya?
Apa-apa yang orang-orang terdahulu lakukan bukanlah tugasmu untuk menghakiminya melebihi Allah.
Tetapi lihatlah dirimu, adakah kamu memiliki ajaran dari orangtuamu yang demikian?
Atau kamu memiliki ajaran yang Allah sendiri memahamkannya kedalam kepalamu?
Ingatlah, sekali-kali tidaklah pernah seorang manusia dapat memberi pemahaman, karena Allah-lah yang berkuasa atas itu.
Janganlah kamu menjadi penghakim-penghakim dengan ajaran manusia, tetapi jadilah kamu penghakim-penghakim dengan ajaran Allah yang benar.
Karena itu tinggalkanlah semua dari mereka yang bukan dari Allah supaya Allah berkenan memahamkan ajaran-Nya kedalam kepalamu.
Kamu memang terlahir dari mereka, tetapi hidupmu adalah milik Allah.
Tinggalkanlah mereka dengan baik apabila mereka tetap menyukai ajaran-ajaran dari sebagian mereka yang lain yang berperan menjadi tuan, seperti Ibrahim, dan Nuh.
Sudahkah kamu mengenal Allah?
Pakaian yang dahulu kamu pakai hidup dibumi tidak akan sanggup kamu pakai disurga.
Surga itu milik Allah, didalamnya hanya ada hamba-hamba Allah yang berpakaian ajaran Allah.
Dan ingatlah janji Allah kepadamu yang telah menciptakanmu dari sepasang lelaki dan perempuan, bahwa kamu semua akan dikembalikan kepada-Nya.
Sungguh kamu tidak akan dimintai pertanggung jawaban atas amalan-amalan orang-orang lain melainkan amalan-amalan dirimu sendiri.
Karena itu dengarlah dan catatlah atas apa-apa yang aku ucapkan kepadamu, karena kamu akan melupakannya begitu kamu memalingkan wajahmu dari apa-apa yang kubicarakan pada hari ini.
Sungguh baik itu untuk dirimu sendiri dan buruk itu untuk dirimu sendiri, dan Allah tidak akan pernah mendzolimimu, dan Dia juga tidak akan pernah memberimu ujian yang melebihi batasmu, atau sampai kamu mati. Karena ujian itu hanya untuk kamu hidup.
Sudahkah kamu mengenal Allah?
Lihatlah air laut itu, dia berwarna, berbau amis dan rasanyapun asin.
Tahukah kamu sekali-kali hausmu takkan terobati olehnya.
Begitulah perumpamaan ajaran manusia.
Dia berwarna, dia berbau dan rasanyapun hanya membuatmu haus.
Tetapi lihatlah air dihulu sungai itu.
Dia bening, tidak berbau dan rasanyapun tawar.
Hausmu dapat terobat iolehnya jika kamu meminumnya.
Tetapi kamu harus mendaki gunung yang terjal itu.
Sungguh kamu akan menginjak batu-batu yang besar dan kecil.
Jikalau kamu tidak memahami yang aku ucapkan maka kamu hanya akan melihat pada batu yang besar-besar itu dan melupakan batu yang kecil.
Sesungguhnya batu besar itu adalah pijakan kakimu untuk mendaki gunung itu.
Jangalah kamu takut menginjaknya. Tetapi kerikil itu bisa membuatmu terjatuh kedasar jurang jika kamu menginjaknya.
Karena itu kamu harus berhati-hati terhadap kerikil yang kecil itu.
Itulah perumpamaan dari ajaran Allah.
Sudahkah kamu mengenal Allah?
Kamu adalah sosok manusia terhormat bagi sebagianmu,
Amalanmu banyak, kamu kaya dan perkataanmu menjadi air bagi yang kehausan.
Tetapi kamu tidak akan masuk surga karena kamu tidak mengenal Allah.
Kamu memberi untuk dihormati bukan untuk mencari ridho Allah.
Kamu beramal untuk ditukar dengan surga bukan untuk patuh kepada Allah.
Kamu kaya dengan menjual doa-doa bukan untuk memuliakan Allah.
Dan kamu telah mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.
Sungguh besar kebencian disisi Allah kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.





 

        





0 komentar more...

Looking for something?

Use the form below to search the site:

Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!

Download Lagu Gratis

Masukan Nama Penyanyi - Judul Lagu

Mesin Cari Free Download Mp3 Gratis

TV ONLINE--->> Navigasi Warna Hijau Dibagian Bawah